18/04/10

I love you secretly

my love is the secret of love
do not need anyone to know I love you
and I never intended to admit to you
because the taste is real ...
but perhaps not affordable logic ...
maybe no one will ever understand
or even consider it impossible

but I really love you wholeheartedly
although only a secret love
because I love you secretly
and I never intended to reveal to you
until whenever,..




aku mencintaimu dengan diam-diam

cintaku cinta yang rahasia
tak perlu ada yang tahu aku mencintaimu
dan akupun tak pernah berniat mengakuinya padamu
karena rasa ini ada...
tapi mungkin tak terjangkau logika...
mungkin tak akan ada yang mengerti
atau bahkan menganggap ini mustahil

tapi aku benar-benar mencintaimu sepenuh hati
walau cuma menjadi cinta yang rahasia
karena aku mencintaimu dengan diam-diam
dan aku tak pernah berniat mengungkapkannya padamu
sampai kapanpun,
...................................................my dear little boy












i love you

26/03/10

a monolog

siang tadi saat sedang mengerjakan tugas sendirian dikelas, tiba2 saja terjadi sebuah monolog dalam hatiku...ada percakapan, antara aku sebagai "kamu" dengan aku sebagai "diriku" sendiri.

- aku sebagai "diriku" : kamu tega skali sama sy...kmu g pernah mau ingat sama sy...
kmu pasti benci skali sama sy... T__T

- aku sebagai "kamu" : .... (g ada komentar...tetap cool seperti biasa)

- aku sebagai "diriku" : klo sama yg lain kmu ingat...kamu jawab pertanyaan mreka...
kamu ucapkan kata selamat dan juga kata terima kasih...
tapi klo sama sy menyapa sj g pernah,
apalagi menjawab pertanyaan atau membalas komentku....
sepertinya kamu benar2 g kenal lagi sama sy T__T

- aku sebagai "kamu" : ..............

- aku sebagai "diriku" : .....bla bla...bla bla bla... (terus saja menumpahkan keluh
kesah, kecewa dan amarah yg g pernah kamu perdulikan...)

..........

sampai akhirnya............

- aku sebagai "kamu" : (dengan nada yg teramat kesal) gimana mungkin sy bisa mrasa
kehilangan kamu, klo kmu slalu ada disekitarku...
sy bisa melihatmu ada dimana saja...di wallku...
di statusku...koment di fotoku...bahkan terkadang masih sempat juga mengirim sms...lalu gimana bisa sy mrasa klo
kamu tuh g ada...coba katakan, apa sy harus seperti orang yg
begitu kangen seolah2 g pernah ketemu padahal sy bisa
melihatmu dimana saja stiap saat!!!!!!!!!
( >>> meskipun cuma di FB...)

- aku sebagai "diriku" : terdiam (mungkin lebih tepatnya "melongo")

apa iya kamu berpikir seperti itu...seandainya-pun benar kamu berpikiran seperti itu, masalahnya adalah karena yg merasa kehilangan itu aku... kamu memang mungkin (atau pasti) g merasa perduli pada hal2 seperti itu...tapi jahat skali sikapmu- yg mengabaikan aku sementara dengan yg lainnya tidak seperti itu...

dan meskipun memang benar kamu berpikir seperti itu...aku g tau, apa harusnya mrasa senang atau justru malah menjadi sedih karena mengetahuinya...